Selasa, 12 November 2013

AVATAR - THE LAST AIR BENDER

Aang, Sang Avatar pengendali udara diketemukan kembali setelah menghilang seratus tahunan. Ditemukan pada saat yang tepat, yaitu di saat Negara Api (Fire Nation) sedang merajalela menaklukkan satu per satu negeri yang ada. Sebagaimana diketahui, di dunia ini terdapat Empat Kerajaan yaitu Udara, Air, Tanah, dan Api. Dan dari legenda yang ada hanya Avatar yang mampu menguasai keempat elemen Udara, Air, Tanah, dan Api, sehingga selain menjadi pemersatu dunia, Avatar juga menyatukan empat Negeri Spirit. Akan tetapi Negara Api tidak
ingin ini terjadi. Penguasa Negara Api tidak mempercayai Negeri Spirit. Karenanya satu persatu Kerajaan dia taklukkan, namun Avatar selalu menjadi ancaman, karena hanya Avatar yang bisa menguasai empat elemen, dan yang lebih penting lagi Avatar selalu ber-reinkarnasi.

14 BLADES: FILM LAGA YANG SARAT MAKNA

Kebenaran selalu menemukan jalannya. Meski Qinglong harus tersingkir dari Jinyiwei dan menjadi buronan, namun pada akhirnya kebenaran berbicara. Dengan dibantu oleh Hua Qiao seorang gadis anak dari kepala biro pengawal perjalanan, Qinglong melawan aparat kerajaan Dinasti Ming yang diperintah oleh Pangeran Qing yang lalim. Karena kebenaran tidak buta, kepala penyamun sekelas Elang Langit ikut membela Qinglong. Inilah cerita tentang 14 pedang Jinyiwei.

14 Blades adalah cerita tentang sebuah agen rahasia yang dibentuk pada masa Dinasti Ming yang mulai korup dan kejam. Bercerita tentang Jinyiwei, sebuah agen rahasia bawah tanah yang paling kejam yang pernah ada. Jinyiwei digunakan untuk menyingkirkan siapa saja yang dianggap musuh kerajaan secara diam-diam. Mereka telah dididik sejak masih anak-anak untuk membunuh siapa saja bahkan saudara kandung sendiri sekalipun. Dari situ lahirlah seorang Jenderal Jinyiwei yang paling terhormat, Qinglong (Donnie Yen), namun selalu mengalami dilema dalam batinnya.

Kamis, 07 November 2013

CIMENG

Astaga! Mami tahu perbuatanku. Semalam mami muncul dalam mimpiku. Dia tahu. Dia sudah tahu kelakuanku selama ini. Padahal pulangpun aku tidak pernah. Barangkali ada enam bulan aku tidak pulang ke rumah. Bagaimana mami bisa tahu? Bahkan berkirim suratpun aku tidak pernah juga.
Masih dengan gayanya yang lemah lembut semalam mami berkata,”Mami tahu kamu belum terjerumus, tapi kamu sudah dikelilingi nafsu setan.”
Sudah. Hanya itu. Lalu bayangan mami menghilang seiring senyumnya yang selalu damai untukku.

Selasa, 05 November 2013

Cerpen DUA JAM ITU

“Tolong Alif, jangan kauajak aku pergi malam ini,” suaraku terdengar sedikit bergetar. Bukan karena aku kedinginan meskipun hari-hari terakhir ini hujan telah mulai rajin membasahi tanah-tanah dan jalan aspal di kotaku ini. Tapi aku benar-benar takut untuk pergi saat ini. Cuma takut. Itu saja.

Selasa, 29 Oktober 2013

PELAJARAN PERTAMA BAGI CALON POLITISI kumpulan cerpen KOMPAS karya Kuntowijoyo

Tahun 2013 ini Kompas kembali membundel kumpulan cerpen karya Kuntowijoyo yang mencapai puncak-puncaknya sepanjang tahun 1995-2000. Hampir setiap tahun Kuntowijoyo menjadi langganan pemenang penghargaan cerpen terbaik dari Kompas. Konon sampai-sampai Kuntowijoyo menolak diberikan penghargaan. Biarlah sekali-sekali orang lain saja yang diberi penghargaan. Tapi tetap saja redaktur Kompas memilih cerpennya sebagai pemenang dari tahun ke tahun. Penghargaan itu baru berhenti ketika Kuntowijoyo telah meninggal dunia.

Entah karena terpesona cerpen-cerpen Kompas minggu waktu itu, atau sekedar latah, saya pun pada masa itu mengkliping cerpen-cerpen dari koran Kompas minggu. Lantas dibundel sendiri dan dikoleksi. Namun sayangnya kebiasaan itu tidak berlanjut setelah tahun 2000an. Banyak di antara cerpen yang saya koleksi adalah cerpen Kuntowijoyo yang dibundel juga dalam buku kumpulan cerpen Pelajaran Pertama bagi Calon Politisi ini.

Senin, 21 Oktober 2013

WASRIPIN DAN SATINAH bukan Romeo and Juliet

Novel Wasripin dan Satinah karya Kuntowijoyo bukanlah roman Romeo dan Juliet. Tragedi Wasripin dan Satinah bukanlah tragedi Romeo dan Juliet. Wasripin adalah puncak kearifan lokal, sedangkan Satinah adalah kepercayan yang tiada bersyarat. Meskipun hanya berbekal pemikiran yang sederhana, keduanya menemukan kesejatian hidup. Hidup sekedar menjalani alur kehidupan yang seharusnya mereka jalani sembari berusaha menjauhi dunia politik, namun tak urung pada akhirnya politiklah yang menentukan jalan takdir mereka. Memberangus kebebasan mereka. Bahkan pada ujung-ujungnya menentukan hak manusia lain untuk tetap hidup atau harus mati. Orde pemerintah waktu itu memanglah sangat berkuasa.

Rabu, 16 Oktober 2013

PRISONERS : JIWA-JIWA YANG TERPENJARA

Awalnya film ini hanya bercerita tentang dua keluarga yang hidup bertetangga dengan rukun sedang merayakan hari Thanksgiving bersama. Namun tiba-tiba peristiwa yang tidak diharapkan terjadi di hari itu. Dua anak perempuan berumur 6 tahun dari keluarga Keller Dover (Hugh Jackman) dan Franklin Birch (Terrence Howard) hilang. Hingga petang menjelang Anna (Erin Gerasimovich) dan Joy (Kyla Drew Simmons) tidak juga ditemukan. Yang sempat diingat oleh Ralph (Dylan Minnette), kakak laki-laki Anna, bahwa sebelum mereka hilang, Anna dan Joy bermain-main di sekitar mobil van berwarna kuning.

Senin, 10 Juni 2013

Ada Game iPad di Film After Earth

Tidak bisa dipungkiri, orang sedunia terpesona dan jatuh cinta dengan akting Jaden Smith di film Karate Kid yang lalu bersama Jackie Chan. Lalu setelah film itu diluncurkan, dalam sebuah acara Oprah Winfrey, Will Smith bertekad membangun sebuah perusahaan keluarga yang diatur, diproduksi, dan diperankan oleh bagian dari keluarga Smith. Kali ini Will mencoba memukau dunia kembali dengan mengedepankan akting Jaden yang innocent. Namun sayangnya kali ini Will ketemu batunya.
Meskipun di awal cerita dikisahkan Jenderal Cyper Raige (Will Smith) sebagai pemeran utama dari peradaban manusia di planet Nova Prime. Raige digambarkan sebagai ranger yang tidak mengenal rasa takut. Ketiadaan rasa takut ini yang membuatnya tidak terendus oleh Ursa, makhluk ganas pemangsa manusia. Namun sepanjang durasi film, layar lebih banyak berisi adegan Kitai (Jaden Smith) yang berlari-lari dengan wajah ketakutan.

Antara Coboy Jr The Movie dan Tari Muda Mudi

Minggu ini ada acara khusus. Anakku yang SD ngajak nonton Cowboy Junior The Movie. Tak apalah sekali-sekali aku temani anakku nonton film yang tentunya di luar klasifikasiku. Ambil positifnya barangkali sembari nostalgia, flash back, ke masa dua puluh lima tahun yang lalu ketika aku masih menggemari film-film genre remaja. Sebut saja film Tari Muda Mudi yang dibintangi Rifky Voltus mengisahkan breakdance yang sedang hot-hotnya waktu itu.
Secara teknik perfilman tentunya besar sekali bedanya antara film Coboy Jr dengan Tari Muda Mudi. Tapi yang menarik disini dan ingin kubahas adalah background budaya dan cara pandang antara kedua film tersebut. Antara keduanya sudah pasti terdapat pengaruh budaya asing. Namun yang membedakan adalah, pada film Tari Muda Mudi kentara sekali bahwa pada masa 25 tahun yang lalu itu anak-anak muda sedang dibombardir dengan budaya barat. Musik dan lagu yang diputar dalam film itu hampir semuanya lagu barat, seperti: I just called to say I love you (Stevie Wonder), Hello (Lionel Richie), Zoolook (Jean Michel Jarre).